Pemangku Adat Ambalan Penegak
Pemangku Adat pada Ambalan Pramuka Penegak merupakan bagian Kepengurusan Dewan Ambalan yang memiliki tugas dan hak khusus. Salah satu tugas Pemangku atau Juru Adat adalah bertanggung jawab terhadap keberlangsungannya kegiatan adat dan program kerja Ambalan.
Dalam hal adat, Juru Adat dan Pradana Pramuka adalah komponen penting dalam struktur Dewan Ambalan yang sifatnya koordinatif.
Jika Ambalan tidak ada Juru Adat, maka kode etik yang menjadi ciri khas Pramuka tidak akan kokoh.
Sebagai seorang Pemangku Adat memang tugas yang dijalankannya cukuplah berat. Pemangku Adat senantiasa merangkul anggota untuk dapat mematuhi kode etik. Setiap Ambalan memiliki kegiatan adatnya masing-masing. Sehingga Pemangku Adat dalam Ambalan A dan B memiliki program kerja yang berbeda.
Tugas Pemangku Adat Ambalan Pramuka Penegak :
- Menyelenggarakan Kegiatan Adat
Selama satu tahun kepengurusan sebagai Dewan Ambalan, Pemangku Adat Pramuka ialah penyelenggara program kerja kegiatan adat. Khususnya kegiatan adat rutin terprogram, misalnya, sosialisasi adat dan renungan Hari Jadi Pramuka.
Kedua program kerja kegiatan tersebut menjadi tugas dan tanggung jawab seorang Pemangku Adat untuk menyelenggarakannya. Terutama dalam menentukan tanggal dan jam pelaksanaan kegiatan.
- Menentukan dan Menyelenggarakan Pertemuan Dewan Kehormatan
Dewan Kehormatan (DK) Pramuka dalam Ambalan memiliki tugas untuk menilai sikap dan perilaku anggota Pramuka.
Dengan demikian seorang Pemangku Adat akan terbantu tugasnya untuk mengawasi anggota. Sehingga tugas menjadi lebih ringan. Kendati demikian Pemangku Adat memiliki tugas besar, yakni sebagai ketua dari Dewan Kehormatan Ambalan.
Oleh sebab itu, maka tugas Pemangku Adat dalam Dewan Ambalan adalah menentukan dan menyelenggarakan pertemuan dengan DK. Pertemuan pun bersifat formal sesuai dengan aturan yang berlaku dalam Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 176 Tahun 2013 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pola Dan Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak Dan Pramuka Pandega.
- Bertanggungjawab atas Penerimaan Tamu Ambalan
Setiap tahunnya sekolah akan menerima siswa baru. Demikian pula dengan Ambalan Pramuka. Dalam pelaksanaan penerimaan Tamu Ambalan Pemangku Adat memiliki hak untuk menentukan prosesi penerimaannya. Serta berhak pula untuk menentukan seorang tamu yang layak menjadi anggota ambalan.
Untuk meringankan tugasnya. Juru Adat akan dibantu oleh Dewan Kehormatan khususnya dan Dewan Ambalan pada umumnya.
- Merawat Benda Adat
Perawatan Pusaka atau Benda Adat Ambalan Pramuka adalah tugas dari Pemangku atau Juru Adat. Selain itu, Pemangku Adat memiliki hak lebih dari anggota Dewan lainnya dalam mengelola iventarisasi benda adat.
Baik untuk perawatan dan begitu pula untuk tata cara penggunaannya. Maka setiap penggunaan yang memindahkan benda adat khususnya pusaka harus seijin dari Pemangku Adat.
- Tugas Pemangku Adat Bertanggungjawab Terhadap Pradana Ambalan Pramuka
Salah satu tugas penting seorang Pemangku Adat Pramuka adalah bertanggung jawab kepada Pradana. Pertanggungjawaban tugas Pemangku Adat Pramuka terhadap Pradana adalah memastikan semua program kerja terlaksana.
Yang mana program kerja Pemangku Adat yang telah tersusun selama satu tahun akan menjadi pembahasaan saat Musyawarah Ambalan. Hal ini untuk memberikan penilaian dan masukan untuk Pemangku Adat selanjutnya.
RINGKASAN :
Pemangku Adat dalam Ambalan Pramuka Penegak bertugas sebagai penjaga, pelestari, dan pelaksana adat istiadat Ambalan serta kode kehormatan. Mereka bertanggung jawab mengawasi perilaku anggota, memimpin upacara adat (termasuk pembacaan Sandi Ambalan), menjaga pusaka adat, serta memberikan sanksi bagi pelanggar aturan adat.
rincian tugas Pemangku Adat Pramuka Penegak:
- Mengatur dan Melestarikan Adat: Memastikan seluruh adat ambalan berjalan, merawat dokumen/pusaka adat, dan mengenalkan adat kepada anggota baru.
- Mengawasi Perilaku: Menjadi pengawas utama penerapan kode kehormatan (Trisatya dan Dwisatya) dan disiplin anggota.
- Dewan Kehormatan: Menjadi bagian dari atau memimpin sidang Dewan Kehormatan untuk memutuskan perkara terkait pelanggaran adat.
- Fungsi Operasional: Membaca Sandi Ambalan saat upacara dan mengambil keputusan terkait adat, terutama saat situasi mendesak.
- Pendampingan: Mendampingi Pradana (Ketua Dewan Ambalan) dalam mengambil keputusan strategis.
Pemangku Adat bertanggung jawab kepada Pradana dan Pembina Gugus Depan.
(kak ruz)

Posting Komentar untuk "Pemangku Adat Ambalan Penegak"